Wisata Murah Ragunan

By | October 25, 2016

The gate of Ragunan Zoo, South Jakarta. The gate design took cue from traditional Java-Bali split gate Candi Bentar, however the gate took form of two large bird facing eachother. The front of the gate is tha statue of Orangutan, one of the most important primate species in Indonesia.

Kebun Binatang Ragunan merupakan satu-satunya kebun binatang yang ada di Jakarta. Terletak di Jakarta Selatan, Ragunan menjadi tempat favorit untuk berekreasi bersama keluarga dan sahabat tercinta. Kebun Binatang Ragunan biasanya dikenal juga dengan nama Taman Margasatwa Ragunan, beberapa masyarakat Jakarta juga biasa menyebut kebun binatang ini dengan nama Ragunan saja.
Letaknya yang berada di tengah kota, sangat memudahkan siapa saja yang ingin berkunjung kesini. Kebun Binatang Ragunan menjadi primadona wisata alam yang sangat mudah untuk diakses, tempat ini pasti akan penuh sesak oleh ribuan orang bila musim libur panjang tiba.

Ada banyak sekali kegiatan ketika datang ke tempat ini, wisata alam seperti ini merupakan kegiatan yang begitu positif dari segi apapun. Mulai dari segi pendidikan dini untuk anak-anak, dimana kita bisa memperkenalkan banyak jenis binatang ketika mengajak anak-anak kesini, rekreasi keluarga, taman bermain anak, dan banyak hal lainnya.

 Berikut ini ulasan lengkap mengenai Kebun Binatang Ragunan, dari sejarah hingga tips berguna.

Sejarah Kebun Binatang Ragunan

Pertama kali didirikan oleh himpunan penyayang flora dan fauna Jakarta, dimana saat itu disebut “Culture Vereniging Planted en Dierentuin at Batavia”. Kebun Binatang Ragunan semula dinamakan “Planted en Dierentuin” yang memiliki arti “Tanaman dan Tumbuhan”, namun dimasa pendudukan begitu tenar dengan nama Taman Raden Saleh karena Kebun Binatang Ragunan dibangun diatas lahan 10ha yang telah di hibahkan oleh Raden Saleh untuk memperluas Kebun Binatang Ragunan Batavia dikala itu.
Raden Saleh sendiri merupakan seorang seniman terkenal di Batavia, beliau merupakan seorang pelukis yang pernah belajar ke Eropa. Karena pengetahuan dan kepintaran melukis Raden Saleh yang bisa melukis dengan watak seni lukis barat, Raden Saleh merupakan orang yang dipercaya oleh pemerintahan Belanda. Raden Saleh memiliki banyak kenalan orang-orang Belanda, dengan begitu beliau bisa memasuki pemerintahan dengan mudah.

Raden Saleh juga memilik banyak tanah di Jakarta, beliau begitu akrab dengan alam, selain tanah hibah Kebun Binatang Ragunan ini, Taman Ismail Marzuki juga merupakan salah satu tanah hibah yang diberikan Raden Saleh.

Kebun Binatang Ragunan didirikan pada tanggal 19 September 1864 di Jalan Cikini Raya No 73, namun secara resmi didirikan pada tanggal 22 Juni 1966 oleh gubernur Jakarta Ali Sadikin.

Ragunan Setelah Kemerdekaan

Tepatnya pada tahun 1949,  Planted en Dierentuin diubah namanya menjadi Kebun Binatang Cikini karena letaknya yang berada di daerah Cikini, Jakarta Pusat. Selama perkembangan Jakarta yang semakin padat, menyebabkan Kebun Binatang Cikini harus segera dipindahkan sedikit pinggir Jakarta, dan akhirnya dipilihlah Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Pemerintah DKI Jakarta saat itu menghibahkan 30ha di area Ragunan untuk pemindahan ini, selang 3 tahun tepatnya pada tanggal 22 Juni 1966, Kebun Binatang Cikini diubah namanya menjadi Taman Margasatwa Ragunan oleh gubernur Jakarta Ali Sadikin.

Banyak masyarakat Jakarta hanya mengingat taman margasatwa ini dengan nama Kebun Binatang Ragunan, sejatinya berdasarkan Perda Nomor 12 Tahun 2014 tentang Organisasi Perangkat Daerah nama asli Kebun Binatang Ragunan ini adalah Kantor Pengelola Taman Margasatwa Ragunan. Perubahan nama Kebun Binatang Ragunan ini sudah terjadi sebanyak 8 kali, yaitu:

  1. “Planten en Dierentuin” – tahun 1864
  2. “Kebun Binatang Cikini” -tahun 1949
  3. “Taman Margasatwa Ragunan” -tahun 1966
  4. “Badan Pengelola Kebun Binatang Ragunan” -tahun 1983
  5. “Taman Margasatwa Ragunan” -tahun 2001
  6. “UPT ( Unit Pelayanan Teknis ) Taman Margasatwa Ragunan” -tahun 2009
  7. “BLUD ( Badan Layanan Umum Daerah ) Taman Margasatwa Ragunan” -tahun 2010
  8. “Kantor Pengelola Taman Margasatwa Ragunan” -tahun 2014

Visi Kebun Binatang Ragunan

Banyak sekali impian Indonesia yang dibangun oleh pemimpin kita dimasa itu, salah satunya membangun Kebun Binatang Ragunan ini. Tempat ini diharapkan menjadi Kebun Binatang yang terkenal dan sejajar dengan Kebun Binatang di negara-negara maju, dan dihuni oleh satwa yang sejahtera.

Selain itu misi Kebun Binatang Ragunan diantaranya sebagai lokasi konservasi, pendidikan, penelitian, rekreasi alam, dimana Kebun Binatang Ragunan ini memiliki fungsi sebagai lahan terbuka hijau sebagai paru-paru kota dan daerah resapan air.

Sampai saat ini, Kebun Binatang Ragunan menempati kawasan seluas kurang lebih 140 Ha, dihuni lebih dari 2025 ekor satwa langka non eksotik dan ditumbuhi sekitar 19,000 pepohonan, tidak heran bila berkunjung kesini kita akan merasakan hawa yang sejuk.

Kegiatan Menarik di Kebun Binatang Ragunan

Ada banyak hal yang bisa didapat ketika berwisata murah  ke Kebun Binatang Ragunan, mulai dari menikmati alam, berkenalan dengan banyak hewan, rekreasi keluarga, hingga berjalan mengelilingi Kebun Binatang Ragunan pun merupakan bentuk kegiatan menarik saat berkunjung kesini, berikut ulasan kegiatan menarik yang bisa menjadi referensi ketika berkunjung ke Kebun Binatang Ragunan.

Refreshing diri dari aktifitas sehari-hari

Sibuk beraktifitas dan sudah merasa jenuh, pastinya pikiran menjadi penuh sesak dengan kebosanan, pergi menuju tempat wisata, melihat hijaunya pepohonan dan satwa adalah pilihan yang cerdas.

Bila berdomisili di Jakarta, tidak perlu jauh-jauh datang ke Taman Safari Indonesia atau tempat lainnya, cukup datang ke Kebun Binatang Ragunan, maka kita akan disuguhkan pemandangan hijaunya pepohonan dan beragam jenis hewan yang bisa kita lihat, serta ada banyak sarana rekreasi yang bisa kita gunakan tentunya untuk melepas penat.

Mengenalkan beragam satwa ke anak-anak

Ada beragam hewan yang bisa kita lihat disini, beragam satwa tersebut biasanya berada dalam kelompok-kelompok berdasarkan jenisnya, misalkan mamalia seperti gajah, kuda akan berdekatan, begitu pula jenis hewan seperti primata yang berdekatan, termasuk reptil hingga unggas.

ragunan-animal

Kita membutuhkan waktu setengah hari bila ingin melihat hewan ini satu persatu, setelah melewati gerbang, kita akan disambut oleh kawanan burung pelikan di danau mini yang dibuat khusus untuk pelikan, disini ada beberapa tempat duduk yang akan membuat kita betah berlama-lama memandangi burung pelikan. Ditambah lagi dengan tingkat kebersihan yang tinggi, membuat kita akan sangat betah berlama-lama disini.

Bila berjalan ke arah tengah, maka akan bertemu dengan gajah hingga burung unta, tentunya akan melewati pusat primata hingga tembus ke kandang burung yang menyimpan koleksi burung terlengkap, sebelum memasuki kandang burung, kita akan melewati taman bermain hingga tembus ke kandang beruang dan diseberangnya terdapat banyak jenis unggas dan burung kecil.

Bila terus lagi berjalan kearah tengah maka kita akan menemukan hewan-hewan kecil seperti kucing hutan, luwak, kelelawar. Berjalanlah ke arah belakang, maka kita akan bertemu kuda nil yang sangat ramah. Bila telah berada di depan kandang kuda nil, maka perhatikanlah kuda nil ini beberapa saat, maka tidak lama kemudian mereka akan menghampiri kita seperti layaknya mengucapkan kata selamat datang.

Bila berjalan kedepan, sebelum bertemu dengan patung Raden Saleh, disekitarnya ada banyak koleksi hewan melata dan kura-kura.

ragunan-transport

Menaiki perahu naga keliling taman perahu angsa

Taman ini merupakan taman yang dibangun membentang dari utara ke selatan seluas 2000 m2, dibangun pula beberapa pulau buatan yang kecil untuk menambah keindahan taman air buatan ini. Terdapat sarana angsa kayuh yang mana bila ingin menaiki ini  maka dikenakan tiket sebesar Rp15,000. Kita bisa menikmati indahnya Kebun Binatang Ragunan menggunakan sarana ini.

Suka bersepeda? tersedia sewa sepeda untuk berkeliling

Kita juga bisa menikmati Ragunan dengan cara berkeliling menggugnakan sepeda rental. Berkeliling menggunakan sepeda bisa dilakukan dengan sepuasnya dengan hanya membayar Rp10,000 untuk sepeda biasa dan Rp15,000 untuk sepeda ganda dengan dua kayuh, masing-masing sepeda tersebut disewakan perjam.

Lokasi penyewaan sepeda ini bisa ditemukan didekat pintu gerbang setelah memasuki pintu gerbang tentunya.
Tidak perlu takut lelah, disini tingkat polusi pun sangat jauh berbeda karena banyaknya pepohonan disini.

Keliling seru dengan kereta keliling

Masih belum puas keliling Kebun Binatang Ragunan menggunakan sepeda? Tersedia juga kereta keliling yang dibuat dengan corak hewan untuk berkeliling. Kereta keliling hanya akan melewati berbagai hewan yang berada di pinggiran jalan saja. Cukup membayar Rp7500 saja untuk menikmati sarana ini.

Menikmati pentas satwa

Ada juga pentas satwa dimana pentas ini menyuguhkan aktifitas hewan yang telah dilatih untuk mementaskan beragam pertunjukan seperti beruang naik sepeda, burung kakak tua yang bermain gelang, pertunjukkan elang dan lain sebagainya. Untuk pentas satwa ini sendiri tiket masuknya hanya sekitar Rp4000 saja. Selain pentas satwa, beberapa kegiatan lain yang berhubungan langsung dengan hewan yaitu kegiatan seperti menaiki kuda bendi (seperti delman), dan menunggangi unta , kuda serta gajah. Masing-masing dikenakan biaya berkisar Rp5000-10,000 saja.

ragunan-refleksi

Refleksi diri di taman refleksi

Bila bertemu dengan sebuah olam yang ditengahnya terdapat patung orang hutan yang sedang menggendong anak, maka disinilah letas tempat refleksi berada. Dipinggir kolam ini terdapat jalan setapak yang dibuat dari bebatuan kerikil yang sengaja dibuat khusus untuk refleksi. Biasanya kita akan menemukan banyak orang yang melepaskan alas kaki dan mulai melakukan refleksi di pagi atau sore hari.

Mengunjungi pusat primata dunia: Primata Schmutzer Ragunan

Tempat ini merupakan tempat khusus yang didirikan untuk konservasi primata. Ada banyak sekali jenis primati disini, mulai dari primata domestik hingga luar. Tempat ini dirancang khusus layaknya tempat tinggal asli para primata.

Harga tiket untuk masuk ke lokasi ini dikenakan biaya Rp7500 saja, bila berminat menonton film dokumenter tentang primata, maka tersedia tempat menonton khusus yang diharuskan membayar Rp150,000 untuk menontonnya, tempatnya hanya cukup untuk 85 orang saja.

primata

Bersama anak mengunjungi taman bermain anak Ragunan

Sebelum mengunjungi Taman Refleksi Kebun Binatang Ragunan dari sisi kanan kebun binatang, maka kita akan bertemu taman rekreasi anak. Ada sangat banyak wahana permainan moderen yang bisa anak-anak nikmati, dengan biaya yang terjangkau tentunya.

Duduk di rumput gelar tikar, makan bersama keluarga tercinta

Bila sudah lelah berkeliling, kita bisa membeli makanan yang tersedia di kantin-kantin Kebun Binatang Ragunan. Namun bila datang bersama keluarga, atau ramai-ramai bersama teman dan sahabat, maka akan lebih menyenangkan bila membawa bekal dari rumah dan membawa tikar sebagai alas duduk. Kita diperbolehkan untuk membawa makanan dari luar dan duduk di rumput dengan catatan tidak menganggu pengunjung lain dan sampah-sampah dikumpulkan dan dibuang pada tempatnya.

Tips Ketika Berkunjung ke Kebun Binatang Ragunan

  • Bawalah air minum sendiri karena kita pasti akan kehausan ketika berkeliling
  • Bila mengunjungi ketika musim hujan, pakailah sandal saja supaya tidak terlalu kotor
  • Selalu perhatikan buah hati ketika berkunjung kesini, beberapa kandang di buat memiliki pinggiran kandang yang dalam, sangat berbahaya untuk anak, karena bisa terjatuh
  • Tidak diperkenankan memberi makan hewan
  • Selalu perhatikan buah hati ketika ingin mengunjungi kuda nil, karena jalan setapak menuju kandang merupakan kolam dan kali yang arus airnya cukup besar, hati-hati licin ketika menuruni tangga
  • Memilih naik busway ketika kesini? Tidak direkomendasikan menaiki busway dipintu tengah ketika mendapat bus tiga pintu, karena pintu tengah sangat rawan copet
  • Harga tiket masuk hanya Rp3500, namun menggunakan tiket elektronik Bank DKI, jadi siapkan uang Rp40,000 untuk membeli tiket elektronik ini.

 

 

 

 

 

Disadur dari : thetripcorner

pencarian dari google:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *